Call for Book Chapters:
Masyarakat Adat sebagai Subjek dalam Keadilan Agraria dan Lingkungan

Masyarakat adat memiliki peran yang sangat penting dalam konteks keadilan agraria dan lingkungan. Sebagai penjaga tanah dan sumber daya alam mereka, masyarakat adat sering kali menghadapi marginalisasi dalam kebijakan dan praktik yang mengarah pada eksploitasi sumber daya alam.

Buku ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran masyarakat adat sebagai subjek yang terlibat dalam perjuangan untuk keadilan agraria dan lingkungan, serta bagaimana hak-hak mereka dapat dipertahankan dan diperjuangkan dalam kerangka kebijakan dan hukum yang lebih adil dan inklusif.

Kami mengundang kontribusi dalam bentuk bab-bab buku yang membahas perspektif teoretis, kebijakan, serta studi kasus dari berbagai belahan dunia mengenai bagaimana masyarakat adat berinteraksi dengan sistem agraria dan lingkungan mereka, serta tantangan yang dihadapi dalam meraih keadilan.

  • Pengakuan Hak & Hukum Adat

    Topik ini mencakup studi mendalam mengenai hukum dan kebijakan yang mendukung pengakuan hak masyarakat adat atas tanah dan sumber daya alam. Pembahasan juga meliputi analisis peran sistem hukum dalam memberikan perlindungan, serta eksplorasi kasus-kasus sengketa tanah dan upaya pemulihan hak-hak tanah adat yang telah terampas.

  • Pengetahuan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

    Fokus bahasan ini menggali sistem pengelolaan sumber daya alam yang berakar pada pengetahuan lokal masyarakat adat. Hal ini mencakup praktik keberlanjutan dalam pengelolaan hutan, pertanian, dan perikanan, serta bagaimana masyarakat adat menerapkan prinsip-prinsip keadilan ekologis dalam menjaga keseimbangan alam.

  • Konflik Agraria dan Perlindungan Hak Lingkungan

    Bagian ini menyoroti dinamika konflik agraria yang melibatkan masyarakat adat, negara, dan korporasi. Penulis diharapkan mengulas dampak perubahan kebijakan dan proyek pembangunan terhadap lingkungan, serta menawarkan gagasan mengenai mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih inklusif bagi masyarakat adat.

  • Peran Masyarakat Adat dalam Kebijakan Perubahan Iklim

    Topik ini mengeksplorasi inisiatif masyarakat adat dalam menghadapi krisis iklim dan bencana alam. Diskusi meliputi analisis pengakuan terhadap masyarakat adat dalam kebijakan iklim global maupun nasional, serta strategi pemberdayaan mereka dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

  • Teori Keadilan Agraria Perspektif Masyarakat Adat

    Sub-tema ini mengundang pendekatan teoritis untuk memahami keadilan agraria dan lingkungan bagi masyarakat adat. Tulisan diharapkan menawarkan perspektif kritis mengenai keadilan distribusi sumber daya alam, serta mengembangkan teori-teori pemberdayaan dalam konteks perjuangan agraria dan lingkungan.

  • Pemberdayaan melalui Pendidikan dan Advokasi

    Topik ini membahas program pendidikan dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat adat akan hak-hak agraria dan lingkungan mereka. Bahasan juga mencakup strategi advokasi, dinamika gerakan sosial, serta peran vital lembaga swadaya masyarakat dalam mendukung perjuangan hak-hak masyarakat adat.

28 FEBRUARI 2026

Tenggat Pengiriman Proposal Bab.

31 MARET 2026

Tenggat Pengiriman Bab Lengkap.

Panduan Struktur Proposal

Working Title

Judul harus singkat, tajam, dan reflektif secara teoritis. Hindari judul deskriptif biasa. Contoh: Reclaiming Territory: Indigenous Agrarian Justice and the Politics of Land Governance in Indonesia.

Mencakup Context (masalah struktural), Research Puzzle (celah literatur), Argument/Thesis, Theoretical Framework, Methodology, dan Contribution (teoretis + kebijakan).

Menjelaskan State of the Art (tinjauan literatur utama), Gap (apa yang belum disentuh oleh studi sebelumnya), dan Novelty (kebaruan yang ditawarkan chapter ini).

Tuliskan 2–4 pertanyaan penelitian spesifik. Contoh: Bagaimana dinamika kekuasaan mempengaruhi pengakuan wilayah adat dalam konteks ekonomi ekstraktif?

Jelaskan konsep utama dan alasan pemilihan framework tersebut. Contoh pendekatan: Political Ecology, Neo-Gramscian Hegemony, atau Decolonial Agrarian Studies.

Penjelasan mengenai jenis data, periode penelitian, teknik pengumpulan (seperti wawancara mendalam atau analisis dokumen), dan teknik analisis.

Gambaran urutan bab, mulai dari Introduction, kerangka ekonomi politik, studi kasus, hingga kesimpulan keadilan iklim.

Terbagi menjadi Theoretical Contribution (pengembangan konsep) dan Policy Contribution (rekomendasi kebijakan atau model tata kelola berbasis komunitas).

Profil singkat penulis (100–150 kata) yang fokus pada posisi akademik, publikasi relevan, dan proyek riset terkait.

Unduh Template

Kami telah menyiapkan template dalam format .docx untuk memudahkan Anda dalam menyusun proposal.

Prosedur Seleksi & Manfaat

Bab-bab yang dikirimkan akan melalui proses review oleh tim editor yang terdiri dari para ahli dalam bidang keadilan agraria, lingkungan, dan studi masyarakat adat. Proses seleksi akan didasarkan pada kualitas konten, orisinalitas, dan relevansi dengan tema buku. Penulis yang terpilih akan diberi kesempatan untuk memperbaiki naskah mereka sesuai dengan umpan balik dari editor.

Eksposur Luas

Bab yang terpilih akan dipublikasikan dalam buku yang akan dipromosikan kepada akademisi, praktisi kebijakan, serta organisasi masyarakat adat dan lingkungan.

Pengakuan Akademik

Buku ini akan dipublikasikan oleh penerbit terkemuka dan diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam kajian keadilan agraria dan lingkungan.

Keterlibatan dalam Proyek Global

Penulis akan berpartisipasi dalam proyek yang lebih besar untuk meningkatkan pemahaman dan advokasi mengenai hak-hak masyarakat adat dalam keadilan agraria dan lingkungan.

Kontak & Pertanyaan

Jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami di:

Scroll to Top